IBCBET – Messi Terlihat Ricuh Bersama Fans di Hotel
Penjaga keamanannya Barca memerlukan banyak bantuan untuk meredam kericuhan yang terjadi dihotel tersebut itu sungguh mustahil bisa menahan fans yang jumlah nya ribuan begitu. Fans murka karena tidak diberi tanda tangan dibaju barcelonanya bernomor pungguh 10 hal tersebut seharusnya dapat diatasi tetapi fans tersebut datangnya bergerombolan memaksa masuk ke kamar Messi minta tanda tangan.
Alves lah yang membuat banyak fans marah karena ia menghalangin Messi menandatangani baju fans yang bernomor punggung 10 Barcelona ini merupakan hal kecil saja buat Messi cuma tanda tangan saja tetap malah Alves lah biang keladi dari kericuhan yang terjadi dihotel tersebut.
Lionel Messi selalu menjadi magnet bagi semua pecinta sepak bola meski terkadang itu sedikit mengganggu, termasuk saat menginap di hotel tim Barcelona di London jelang laga lawan Chelsea dini hari tadi WIB.
“Bintang Barca asal Argentina itu dikabarkan terlibat kericuhan kecil pada tengah malam hanya beberapa jam sebelum berlaga di Stamford Bridge, bahkan polisi sampai dipanggil untuk menangani insiden kecil di hotel bintang lima, Grosvenor House Hotel, London,” tandasnya kepada IBCBET.
Kejadian tersebut bermula kala seorang fans yang diketahui bernama James McWatt, 19 tahun, berpapasan dengan Messi dan Dani Alves di koridor hotel yang sama tempat ia menginap, dan ia meminta Messi untuk menandatangani kostum Barca bernomor 10 yang khusus ia beli.
Namun saat Messi hendak melakukannya, Alves melarang dan mulai membentak-bentak James serta kedua rekannya dalam bahasa Spanyol, sampai-sampai pemain Barca lainnya, Jose Pinto, Adriano, Thiago dan Alexis Sanchez keluar dari kamar untuk mengetahui apa yang terjadi.
Penjaga keamanan Barca turun tangan meredam insiden tersebut, sebelum akhirnya polisi datang dan mengajukan sejumlah pertanyaan pada James dan kedua rekannya.
James yang tengah berwisata ke London bersama kedua rekannya Ryan Hill (18 tahun) dan Steve Carruthers (21 tahun), kemudian diusir keluar dari hotel bertarif 350 pound per malam itu.
Mahasiswa asal kota Manchester itu mengatakan jika staf hotel dan polisi mendatangi mereka, mengatakan tim Barcelona menginginkan ia dan rekannya keluar dari hotel dan mereka pun dilarang lagi menginap di sana seumur hidup mereka.




